Bapenda Gelar Rapat Evaluasi Januari-September
Empat Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) penghasil pajak harus kerja ektra. Itu agar Pendapatan Asli Daerah PAD yang di kelolanya bisa mencapai target. Pasalnya hingga akhir bulan lalu atau akhir Tribulan ketiga, pencapaian PAD masih rendah yakni masih di bawah 55%. Padahal saat ini pencapaian PAD harus mencapai minimal 75%. Empat OPD yang pencapaian PAD masih minim yakni DInas Peternakan dan Perikanan yang masih mencaai 51,46%, Dinas Pertanian dan Pangan 51,47%, Dinas Lingkungan Hidup 52,26% dan Disporbudpar 53,24%, hal itu terungkap ketika Bapenda Kabupaten Blitar menggelar rapat evaluasi PAD periode Januari-September 2017, rapat di gelr di ruang rapat Sekretaris Daerah ) Sekda di gedung eks Kantor Bupati Blitar. Hasil evaluasi tersebut dari 12 OPD penghasil PAD hanya ada empat yang perolehan PAD mencapai target. Bahkan melebihi target diantaranya Dinas Kominfo, Bapenda, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan Dinas Perhubungan.
Dua OPD lainnya meraih predikat efektif yakni Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, ada juga Dinas Perindustrian dan perdagangan, itu karena baru mencapai di atas 70 %dan di bawah 70%, sedangkan untuk Dinas Kesehatan BPKAD meraih predikat cukup efekif pencapaiannya diatas 60%. Empat OPD sisanya pencapainnya masuk kategori kurang efektif karena di bawah 55%. Pencapaian tersebut masih belum final, karena hasil tersebut merupakan hasil yang dicapai hingga tribulan ketiga, sedangkan sekarang masih ada waktu tuga bulan kedepan atau trbulan keempat di tahun ini.
Meski ada empat OPD yang pencapaian masih minim, tapi secara keseluruhan pencapaian PAD secara global atau di 12 OPD sudah memenuhi target yang ditentukan. Menurut dia secara komulatif pencapaian PAD hingga akhir Bulan September secara glbal mencapai 78,70% dari target sebelum Perubahan Anggaran Keuangan ( PAK ) , kalau secara global sudah mencapai target. Karena pencapaiannya di atas 75%. Dia mengatakan banyaknya OPD yang pencapaian PAD nya masih minim dikarenakan adanya beberapa faktor . Diantaranya ada adanya pembayaran pajak yang sering dilakukan oleh wajib pajak terjadi pada akhir tahun. Jadi mereka baru membayar pajak menjelang pergantian tahun, hal inilah yang membuat beberapa OPD masih minim perolehan PAD,,.